Apapun yang terjadi kepada Anda, akan tetap menjadi sesuatu yang menguatkan Anda, bila Anda tidak mengijinkannya untuk melemahkan Anda.Maka mulailah dari tempat di mana Anda berada, dan mulailah sekarang. Anda sampai, hanya karena Anda berangkat.Dan ingatlah, bahwa Batas waktu itu dibuat bukan karena Anda harus selesai, tetapi karena Anda harus segera memulai. Dan setelah pengertian ini mendapatkan tempat yang kuat di hati Anda, perjelaslah bagi diri Anda sendiri, bahwa Keberhasilan Anda ada pada tempat yang lebih tinggi dari yang sedang Anda kerjakan sekarang. Kemudian, janganlah berlaku seperti orang yang mengeluhkan apa saja yang tidak terlihat di dalam sebuah gambar, Berfokuslah pada yang telah jelas terlihat, karena dari sana lah Anda mencapai tempat-tempat yang belum terlihat bahkan oleh imajinasi Anda. Lalu bekerja keraslah dalam kedamaian bahwa Anda telah melakukan yang benar. Janganlah berupaya menjelaskan mengapa Anda tidak mencapai yang belum Anda capai. Bekerjalah untuk mencapai yang telah jelas bagi Anda. Maka, Mulailah keberhasilan Anda dari mana pun Anda berada.(Mario Teguh)

11 Feb 2009



Gerakan Dakwah dan Missi
Dalam keberagaman agama dan kepentingan agama, kerukunan hidup antarumat beragama yang harmonis adalah syarat mutlak yang diperlukan untuk tercapainya masyarakat madani yang adil makmur sentosa, gemah ripah loh jinawi kerto tentrem raharjo

Tetapi, menciptakan iklim kerukunan hidup antarumat beragama tidak semudah menyusun teori toleransi dalam sebuah seminar atau di atas mimbar ceramah.

Dibandingkan agama-agama lainnya, Islam dan Kristen memiliki potensi paling kuat untuk melahirkan konflik antaragama. Konflik ini terjadi karena adanya gesekan Dakwah Islamiyah dan Missi Kristenisasi. Untuk mengatasi gesekan kedua agama tersebut, bukan Dakwah dan Missi yang harus dilarang dan dihilangkan. Sebab membela dan menyebarkan keyakinan agama adalah hak asasi manusia.

READ MORE HERE....



Sumber : http://mcb.swaramuslim.com/index.php?section=1&page=-1

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

SOBAT KANG JURED