Apapun yang terjadi kepada Anda, akan tetap menjadi sesuatu yang menguatkan Anda, bila Anda tidak mengijinkannya untuk melemahkan Anda.Maka mulailah dari tempat di mana Anda berada, dan mulailah sekarang. Anda sampai, hanya karena Anda berangkat.Dan ingatlah, bahwa Batas waktu itu dibuat bukan karena Anda harus selesai, tetapi karena Anda harus segera memulai. Dan setelah pengertian ini mendapatkan tempat yang kuat di hati Anda, perjelaslah bagi diri Anda sendiri, bahwa Keberhasilan Anda ada pada tempat yang lebih tinggi dari yang sedang Anda kerjakan sekarang. Kemudian, janganlah berlaku seperti orang yang mengeluhkan apa saja yang tidak terlihat di dalam sebuah gambar, Berfokuslah pada yang telah jelas terlihat, karena dari sana lah Anda mencapai tempat-tempat yang belum terlihat bahkan oleh imajinasi Anda. Lalu bekerja keraslah dalam kedamaian bahwa Anda telah melakukan yang benar. Janganlah berupaya menjelaskan mengapa Anda tidak mencapai yang belum Anda capai. Bekerjalah untuk mencapai yang telah jelas bagi Anda. Maka, Mulailah keberhasilan Anda dari mana pun Anda berada.(Mario Teguh)

18 Jun 2010

KELUHAN YANG TAK MENGELUHKAN

KELUHAN YANG TAK MENGELUHKAN
Karena Aku memiliki-Mu dan Aku Kau miliki

Duhai Tuhan,
Sebagai manusia Aku punya kelemahan dan kesedihan.
Namun Aku memiliki-Mu, Dzat Yang Maha Rahman.

Sebagai manusia Aku miliki kekurangan.
Namun Aku memiliki-Mu, Dzat Yang Maha Berkelebihan.

Sebagai manusia Aku kadang tak memiliki kesabaran.
Namun Aku memiliki-Mu, Dzat yang senantiasa mendidikku sabar lewat ujian dan cobaan.

Sebagai manusia Aku miliki kebodohan.
Namun Aku memiliki-Mu, Dzat yang senantiasa mengajariku lewat kalam-kalam-Mu dalam al Quran.

Sebagai manusia Aku punya kelemahan.
Namun Aku memiliki-Mu, Dzat Yang Maha Berkekuatan.

Sebagai manusia Aku punya kegundahan.
Namun Aku memiliki-Mu, Tuhan Yang Maha Kuasa menentramkan.

Sebagai manusia Aku punya ketakutan.
Namun Aku memiliki-Mu, Tuhan Yang Maha Memiliki sumber kekuatan.

Sebagai manusia Aku sering kali menampakkan pembangakangan karena kebodohan.
Namun Aku memiliki-Mu, Dzat Yang memiliki pangkuan tuk kepala ku letakan dan ampunan tuk ku lebrukan dosa dan kesalahan.

Sebagai manusia Aku sering kali menyesali keadaan.
Namun Aku memiliki-Mu, Dzat Yang senantiasa dengan kalam-Nya menegurku bahwa itu terjadi karena kehendak-Mu duhai Tuhan.

Sebagai manusia Aku sering kali menanyakan keadilan.
Namun Aku memiliki-Mu, Dzat Yang dengan diam-diam mengajariku bahwa keadilan-Nya tak pernah salah sasaran.

Sebagai manusia Aku sering kali berasyik-masyuk dalam kesesatan.
Namun Aku memiliki-Mu, Dzat Yang dalam keasyik-masyukkanku menunjukkan jalan.

Sebagai manusia Aku sering kali merasa tak berkecukupan.
Namun Aku memiliki-Mu, Dzat Yang Maha Rahman, Kau cukupkanku tidak hanya dalam angan

Keluhan kelemahan ini senantiasa ku perdengarkan kepada-Mu Tuhan
Tak tuk satu telinga makhlukpun ku dendangkan

Itulah untaian keluhan yang tak membuatku mengeluh dan dapat bertahan siang dan malam, karena ku memilik-Mu dan Kau memilikiku duhai Tuhan seru sekalian alam.

Kurangkum suara perasaan, di 2010 pertengahan (La Tansa, 17 Juni 2010)
JUREDI

1 komentar:

  1. ms, tukeran link yuk dgn blog saya..
    saya tunggu ya mas..

    thx sebelumnya

    BalasHapus

SOBAT KANG JURED